Tips Aman Berkendara Selama dalam Kondisi Berpuasa

Tips Aman Berkendara Selama dalam Kondisi BerpuasaSekarang kita semua berada dalam bulan puasa tentunya bagi ummat Islam adalah sebuah kewajiban untuk berpuasa, walaupun dalam kondisi berpuasa bukan berarti kita tidak bisa melakukan aktifitas.

Aktifitas kita tentunya berkurang di Bulan puasa ini tapi bagi yang bekerja dikantoran tentunya tidak dapat meninggalakn pekerjaannya sebagai kariyawan bagi anda yang melakukan akatifitas luar dan membuatuhkan kendaraan sebaiknya anda ikuti apa yang diberikan kumpulan tips dalam mengendarai kendaraan anda disaat anda dalam kondisi berpuasa.

“Puasa berdampak pada kegiatan mengemudi. Di negara-negara Teluk kecelakaan meningkat selama bulan ramadan. Itu sebabnya IAM yang mendesak pengemudi untuk menjadi sedikit lebih hati-hati, terutama saat menjelang berbuka,” kata Chief Executive IAM Simon Best dalam siaran pers.

Nah, untuk mereka yang menjalankan puasa, kumpulan tipspun memberi beberapa tips Aman Berkendara Selama dalam Kondisi Berpuasa.

1. Rencanakan jadwal harian Anda untuk tidur dengan baik, berolahragalah secara teratur dan makan makanan Anda pada waktu yang konsisten.
2. Gunakan peralatan keselamatan berkendara, misalnya helm, dan gunakan sabuk pengaman pada mobil.
3. Jika Anda merasa mengantuk sebelum berkendara, tidur siang tidak lebih dari 20 menit.
4. Jika Anda merasa mengantuk saat berkendara, segera menepi ke tempat yang aman dan tidur siang singkat. Anda tidak dapat berkendara saat kelelahan. Setelah tidur siang, turunlah dari mobil atau motor anda dan sedikit berjalan-jalan untuk membantu meningkatkan sirkulasi Anda.
5. Jadilah lebih sopan dan sabar dengan pengguna jalan lain.
6. Beri diri Anda banyak waktu ekstra dengan tiba di tempat tujuan tepat waktu.
7. Selalu sesuaikan kecepatan dengan kondisi jalan dan cuaca.
8. Jadilah waspada di jalan saat berkendara sebelum matahari terbenam.
9. Jangan membuat kesalahan dengan bergegas pulang untuk berbuka saat matahari terbenam. Berkendaralah  dengan aman dan hati-hati.
10. Jika Anda tidak dapat mengatasi rasa lelah, pertimbangkan untuk menggunakan angkutan umum atau meminta teman atau anggota keluarga untuk antar-jemput. Atau jika perjalanan Anda tidak terlalu jauh, mungkin pilihan terbaik adalah jalan kaki.