Tips Aman Melakukan Perjalanan Touring

Tips Aman Melakukan Perjalanan TouringKami pastikan anda yang sedang membaca artikel ini adalah orang yang suka dengan jalan-jalan dengan mengendari motor atau biasa diistilakan dengan touring. Touring adalah hal sangat mengasikan untuk perjalanan motor tetapi dengan itu perlu juga untuk diperhatikan beberpa hal olehnya itu kumpulan tips kali ini memberikan kepada anda beberapa tips aman dalam melakukan perjalanan touring.

1. Dalam touring harus ada Road Captain. Orang yang bertanggung jawab terhadap Touring secara keseluruhan. Road Captain harus bisa mengendalikan anggota touring lain. Road Captain harus mempunyai kapabilitas mengenal jalan, route yang terbaik, kapan harus berhenti untuk ngisi bensin dan kapan harus ngelanjutkan perjalanan. Road Captain ini paling depan tidak ada satu anggota pun yang boleh mendahului Road Captain dalam menjalankan tugasnya Road Captain, dibantu oleh satu atau beberapa Sweeper yang tugasnya memastikan tidak ada yang kececer/tertinggal anggota touring lain.

2. Setiap anggota Touring harus memeriksa kendaraan motornya dengan baik minimal check oli, busi, rem, ban. Ini cukup penting, kalau tidak bisa mengganggu touring itu sendiri kalau tidak menggunakan ban tubeless, sebaiknya bawa ban serep dan peralatan untuk buka ban yang sederhana. dan juga pompa portable. Khusus motor besar, biasanya juga mengikutsertakan mobil storing jadi kalau ada yang mogok/rusak itu langsung diangkut ke mobil storing agar tidak menganggu perjalanan.

3. Dalam touring hendaknya memperhatikan rambu-rambu rombongan menyalakan hazard. Road Captain nggak menggunakan sirine/lampu rotator itu dilarang (melanggar undang-undang)  kecuali rombongan itu dikawal sama pak pulisi. Jika ingin menyalip kendaraan lain saliplah dari kanan dan berilah tanda klakson dan sebagainya.

4. Kalau jalanan lagi macet, anda harus sabar hormati pengendara lain jangan gebrak-gebrak mobil orang ada baiknya touring dilakukan pagi-pagi sekali ataupun kadang  dilakukan malam hari tapi kalau malam hari harus extra hati-hati karena biasanya ada anggota yang meleng.

5. Formasi touring sebaiknya zig-zag berjajar hal ini perlu untuk meminimalkan resiko seperti menguranginya terjadi senggolan mengurangi terjadinya tabrakan beruntun dan jarak antar baris tergantung motornya sendiri.