Trik Jitu Memilih Shockbreaker Motor yang Baik

Trik Jitu Memilih Shockbreaker Motor yang BaikAgar shockbreaker motor terlihat keren kebanyakan orang yang rela menganti shockbreaker yang asli dari dialer motor apalagi anak muda sekarang ini padahal shockbreaker yang langsung dari dialer motor itu sangat baik dari pada yang banyak dijual di pasaran. Alasan orang mengganti shockbreaker kendaran roda dua mereka karena selain menambah kualitas tunggangan penampilannya pun juga akan bertambah keren.

Namun, untuk mengganti shockbreaker dari roda dua tidak mudah karena kita harus betul-betul jelih memilih shockbreaker yang baik tidak sedikit penjual onderdil motor curang yang memberikan barang bekas. Tentu saja barang ini tidak akan lama usianya jika dibandingkan dengan yang ori atau asli. Untuk menghindari tertipu oleh hal tersebut, ada beberapa hal yang harus Anda teliti baik-baik saat memilih shockbreaker berikut trik jitu memilih shockbreaker motor yang baik yang diberikan oleh tipslogi.com kali ini.

Pertama, anda harus memperhatikan body atau badan shockbreaker. Apakah ada cacat atau masih bagus? Jangan membeli shockbreaker yang dicat menggunakan pylox karena kemungkinan cat tersebut digunakan untuk menutupi cacat.

Kedua, perhatikan kode pada body shockbreaker untuk peredam bekas, kode atau merek pasti tak tertutup lapisan cat baru. Lalu, cermati pula stikernya. Peredam baru stikernya tidak buram, tidak pula kusut dan harus melekat sempurna. Biasanya ada merek yang diukir dengan menggunakan laser atau alat khusus untuk membuat merek pada shockbreaker.

Ketiga, perhatikan batang shockbreaker, jika anda mendapati goresan atau bekas las maka dapat dikatakan jika shockbreaker itu adalah barang bekas karena yang biasanya batang shockbreaker yang baru biasanya mengkilap dan tanpa goresan.

Keempat, cobalah perhatikan pada bagian bawah shcokbreaker apakah terlihat bulat atau tidak jika terlihat tidak bulat lagi maka shcokbreaker itu adalah barang bekas yang di daur ulang.

Yang terakhir, lakukan pengetesan untuk jenis GAS dengan cara menekan shock breaker full ke bawah. Perhatikan posisi kembali shockbreaker ke atas, apakah pergerakannya mulus atau tidak? Jika mulus atau lancar berarti shcokbreaker tersebut masih bagus.