Tips Sehat Menyantap Masakan Daging di hari Lebaran Haji

Tips Sehat Menyantap Masakan Daging di hari Lebaran HajiLebaran idul qurban sangat  identik dengan makanan lezat olahan daging. Walaupun Anda tidak ikut Shalat dan berkurban, namun tetap akan makan daging. Wajar jika pada hari raya Idul Adha masakan dari daging sangat populer. Selain itu daging kurban biasanya dibuat gulai, sop atau tumis. Bagaimana pun cara  pengolahannya, semua memang mengundang selera makan.

Walau daging merupakan sumber protein yang baik dan kaya akan mineral penting untuk tubuh, seperti zat besi, seng, mangan, serta vitamin-vitamin B seperti tiamin, riboflavin, dan niasin, tetapi bila dikonsumsi berlebihan akan menyebabkan bahaya bagi kesehatan. Mengonsumsi daging secara berlebihan akan meningkatkan kolestrol jahat, lemak tubuh dan hipertensi. Namun melewatkan daging kurban begitu saja juga tentu tidak mungkin Berikut tips agar dapat minimalisir bahaya kesehatan saat lebaran idul adha.

Pilih masakan rendah lemak
Makanlah daging yang paling rendah kandungan lemaknya, yaitu pada bagian paha. Kandungan lemak yang cukup tinggi yaitu pada bagian perut dan iga. Selain itu, jika ingin mengurangi lemak, buanglah air yang digunakan untuk merebus daging. Disaat merebus daging ketika lemaknya naik ke permukaan cobalah membuangnya saja. Setelah itu, Anda bisa merebusnya kembali dan membubui masakan. Opsi lainnya, hindarilah masakan bersantan dan menggantinya dengan yang bening.

Imbangi dengan sayur dan buah-buahan.
Selain mengonsumsi banyak daging, jangan lupa untuk makan sayur-sayuran dan buah-buahan. Konsumsi lebih banyak sayur dan buah lebih baik. Pilihlah buah yang kaya antioksidan. “Kalau makan apel, makan juga kulitnya. Kandungan antioksidan ada di kulitnya.

Tingkatkan aktivitas fisik
Aktivitas fisik maupun berolahraga perlu ditingkatkan setelah Anda mengosumsi banyak makanan berlemak. Aktivitas fisik maupun berolahraga dapat membakar kalori dalam tubuh. Lakukan lah aktivitas fisik sekitar 30 menit sampai 1 jam.